Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday108
mod_vvisit_counterYesterday202
mod_vvisit_counterThis week108
mod_vvisit_counterLast week1436
mod_vvisit_counterThis month4923
mod_vvisit_counterLast month8440
mod_vvisit_counterAll191180

Home Artikel Keanggotaan
Keanggotaan PDF Print E-mail

Dalam kehidupan bergereja sering beberapa pertanyaan muncul seputar  informasi keanggotaan jemaat.
- Sudahkah saya menjadi anggota jemaat GKI Pregolan Bunder?
- Mengapa pada saat Perjamuan Kudus saya mengisi form jemaat tamu?

- Bagaimana menjadi anggota jemaat GKI Pregolan Bunder atau saya ingin pindah menjadi anggota jemaat GKI Pregolan Bunder?
- Bagaimana kalau saya pindah ke gereja/jemaat lain?

GKI mencatat keanggotaan seseorang untuk menjadi jemaatnya melalui 2 (dua) macam cara, yaitu:
1. Baptisan/Sidi
Bila seseorang di baptis/sidi di GKI, maka secara otomatis keanggotaannya tercatat di dalam buku Induk Jemaat dan yang bersangkutan secara resmi menjadi anggota jemaat GKI dimana ia dibaptis/sidi. Jemaat tersebut akan mendapat surat baptis sebagai bukti yang bersangkutan telah memperoleh pelayanan sakramen baptis/sidi dan menjadi bagian dari sebuah persekutuan jemaat GKI (dimana keanggotaannya dicatatkan).
Apabila jemaat akan pindah ke gereja lain oleh karena suatu alasan tertentu maka sebaiknya jemaat yang bersangkutan dapat melapor kepada gereja agar dicatat perubahan keanggotaannya dan mendapat surat (atestasi) perpindahan keluar ke jemaat lain.
2. Perpindahan Anggota (Atestasi Masuk)
Menjadi anggota GKI (Pregolan Bunder) juga bisa melalui perpindahan keanggotaan dari gereja lain baik itu yang berasal dari GKI lain atau pun gereja non GKI. Prosedur mengenai penerimaan anggota/jemaat baru dapat ditanyakan kepada penatua yang bertugas atau bisa menghubungi kantor gereja.

Tanggung Jawab & Hak jemaat (disadur dari Tata Laksana Point G: Keanggotaan)
1. Tanggung Jawab
a. Mengembangkan diri dalam kehidupan dan penghayatan iman melalui kegiatan-kegiatan persekutuan, pelayanan, dan kesaksian sesuai dengan umurnya, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama.
b. Mempersiapkan diri untuk menerima pelayanan pengakuan percaya/sidi melalui katekisasi.
2. Hak
a. Mendapatkan penggembalaan.
b. Menerima pelayanan pengakuan percaya/sidi.
c. Menerima pelayanan pernikahan gerejawi.
d. Menjadi anggota pengurus badan pelayanan jemaat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
e. Mengajukan peninjauan ulang dan banding yang menyangkut dirinya.

Konsekuensi dari hak dan kewajiban sebagai anggota GKI salah satunya adalah mengikuti/mendapat pelayanan sakramen Perjamuan Kudus. Oleh karena itu bagi jemaat tamu yang akan mengikuti sakramen Perjamuan Kudus diminta untuk mengisi form “Perjamuan Kudus jemaat tamu”. Form ini berguna untuk mencatat kehadiran jemaat tamu dalam Perjamuan Kudus serta menjadi bahan pelaporan kepada gereja asalnya bahwa jemaat (tamu) tersebut telah mengikuti dan menerima pelayanan sakramen Perjamuan Kudus.

Kartu Anggota
GKI Pregolan Bunder memberikan kepada setiap anggota jemaatnya sebuah kartu anggota. Kartu ini hendaknya selalu dibawa pada saat jemaat datang ke kebaktian. Melalui sensor kartu yang ada di pintu masuk gedung gereja, apabila jemaat datang beribadah maka kehadirannya akan tercatat. Hal ini akan sangat menolong gereja didalam mengolah data jemaat dalam kerangka pembangunan jemaat GKI Pregolan Bunder.

Contoh Kartu Anggota



Catatan:
Bagi jemaat yang belum memiliki kartu, kartu rusak/ hilang dapat menghubungi penatua yang bertugas di Pojok Informasi atau dapat menghubungi kantor gereja pada hari dan jam kerja.

 

Dalam kehidupan bergereja sering beberapa pertanyaan muncul seputar informasi keanggotaan jemaat.

- Sudahkah saya menjadi anggota jemaat

GKI Pregolan Bunder?

- Mengapa pada saat Perjamuan Kudus saya mengisi form jemaat tamu?

- Bagaimana menjadi anggota jemaat GKI Pregolan Bunder atau saya ingin pindah menjadi anggota jemaat GKI Pregolan Bunder?

- Bagaimana kalau saya pindah ke gereja/jemaat lain?

GKI mencatat keanggotaan seseorang untuk menjadi jemaatnya melalui 2 (dua) macam cara, yaitu:

1. Baptisan/Sidi

Bila seseorang di baptis/sidi di GKI, maka secara otomatis keanggotaannya tercatat di dalam buku Induk Jemaat dan yang bersangkutan secara resmi menjadi anggota jemaat GKI dimana ia dibaptis/sidi. Jemaat tersebut akan mendapat surat baptis sebagai bukti yang bersangkutan telah memperoleh pelayanan sakramen baptis/sidi dan menjadi bagian dari sebuah persekutuan jemaat GKI (dimana keanggotaannya dicatatkan).

Apabila jemaat akan pindah ke gereja lain oleh karena suatu alasan tertentu maka sebaiknya jemaat yang bersangkutan dapat melapor kepada gereja agar dicatat perubahan keanggotaannya dan mendapat surat (atestasi) perpindahan keluar ke jemaat lain.

2. Perpindahan Anggota (Atestasi Masuk)

Menjadi anggota GKI (Pregolan Bunder) juga bisa melalui perpindahan keanggotaan dari gereja lain baik itu yang berasal dari GKI lain atau pun gereja non GKI. Prosedur mengenai penerimaan anggota/jemaat baru dapat ditanyakan kepada penatua yang bertugas atau bisa menghubungi kantor gereja.

Tanggung Jawab & Hak jemaat (disadur dari Tata Laksana Point G: Keanggotaan)

1. Tanggung Jawab

a. Mengembangkan diri dalam kehidupan dan penghayatan iman melalui kegiatan-kegiatan persekutuan, pelayanan, dan kesaksian sesuai dengan umurnya, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama.

b. Mempersiapkan diri untuk menerima pelayanan pengakuan percaya/sidi melalui katekisasi.

2. Hak

a. Mendapatkan penggembalaan.

b. Menerima pelayanan pengakuan percaya/sidi.

c. Menerima pelayanan pernikahan gerejawi.

d. Menjadi anggota pengurus badan pelayanan jemaat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

e. Mengajukan peninjauan ulang dan banding yang menyangkut dirinya.

Konsekuensi dari hak dan kewajiban sebagai anggota GKI salah satunya adalah mengikuti/mendapat pelayanan sakramen Perjamuan Kudus. Oleh karena itu bagi jemaat tamu yang akan mengikuti sakramen Perjamuan Kudus diminta untuk mengisi form “Perjamuan Kudus jemaat tamu”. Form ini berguna untuk mencatat kehadiran jemaat tamu dalam Perjamuan Kudus serta menjadi bahan pelaporan kepada gereja asalnya bahwa jemaat (tamu) tersebut telah mengikuti dan menerima pelayanan sakramen Perjamuan Kudus.

Kartu Anggota

GKI Pregolan Bunder memberikan kepada setiap anggota jemaatnya sebuah kartu anggota. Kartu ini hendaknya selalu dibawa pada saat jemaat datang ke kebaktian. Melalui sensor kartu yang ada di pintu masuk gedung gereja, apabila jemaat datang beribadah maka kehadirannya akan tercatat. Hal ini akan sangat menolong gereja didalam mengolah data jemaat dalam kerangka pembangunan jemaat GKI Pregolan Bunder.

CONTOH KARTU ANGGOTA




Catatan:

Bagi jemaat yang belum memiliki kartu, kartu rusak/hilang dapat menghubungi penatua yang bertugas di Pojok Informasi atau dapat menghubungi kantor gereja pada hari dan jam kerja.